Kenapa Hasil IPL Ketiak Butuh Beberapa Sesi?
Terakhir diperbarui: 19 September 2026 Penulis: ratih Ditinjau oleh: dr. Kenny Cahyani, M.Biomed

Pernah merasa heran kenapa setelah melakukan IPL ketiak, rambut masih bisa tumbuh kembali dan treatment perlu dilakukan beberapa kali?

Sebenarnya, hal ini merupakan bagian dari cara kerja hair removal berbasis cahaya. Rambut di area ketiak tidak tumbuh secara bersamaan. Setiap folikel rambut memiliki siklus pertumbuhan masing-masing, sehingga pada satu waktu ada rambut yang sedang aktif tumbuh, sementara rambut lainnya berada dalam fase transisi atau istirahat.

Inilah salah satu alasan mengapa IPL ketiak membutuhkan beberapa sesi.

Jadi, beberapa kali treatment bukan berarti IPL tidak bekerja pada sesi pertama. Justru, sesi yang dilakukan secara berkala membantu menargetkan rambut pada fase pertumbuhan yang sesuai.

Apa Itu IPL Ketiak?

IPL atau Intense Pulsed Light adalah teknologi berbasis cahaya yang dapat digunakan untuk membantu mengurangi pertumbuhan rambut.

Pada treatment hair removal, energi cahaya dari IPL diserap oleh melanin atau pigmen pada rambut. Energi tersebut kemudian diubah menjadi panas yang dapat memengaruhi struktur folikel rambut. Dengan treatment berulang, pertumbuhan rambut dapat berkurang secara bertahap.

Namun, IPL bukan berarti dapat menargetkan semua rambut yang ada di ketiak secara optimal dalam satu kali treatment.

Kenapa?

Karena rambut memiliki siklus pertumbuhan yang berbeda-beda.

 

Rambut Ternyata Tidak Tumbuh Bersamaan

Kalau diperhatikan, rambut ketiak sebenarnya tidak tumbuh dengan kecepatan yang sama. Ada rambut yang terlihat panjang, ada yang baru mulai tumbuh, dan ada pula folikel yang sedang berada dalam masa istirahat.

Hal ini terjadi karena setiap folikel memiliki siklusnya sendiri.

Secara umum, pertumbuhan rambut dibagi menjadi tiga fase utama:

1. Fase Anagen: Saat Rambut Sedang Aktif Tumbuh

Anagen adalah fase ketika rambut berada dalam periode pertumbuhan aktif.

Pada fase ini, struktur rambut dan folikel memiliki karakteristik yang membuatnya lebih responsif terhadap proses photothermolysis, yaitu penggunaan energi cahaya untuk menghasilkan panas pada target yang mengandung pigmen.

Karena itu, rambut yang berada dalam fase pertumbuhan aktif menjadi salah satu target penting dalam hair removal berbasis laser maupun IPL.

Namun, bukan berarti setiap rambut di ketiak sedang berada dalam fase anagen pada saat treatment dilakukan.

Dan di sinilah tantangannya.

2. Fase Catagen: Masa Transisi

Setelah pertumbuhan aktif selesai, rambut memasuki fase catagen.

Pada tahap ini, folikel mengalami perubahan dan aktivitas pertumbuhan rambut mulai berhenti.

Karena kondisi folikel sudah berbeda dari fase pertumbuhan aktif, respons terhadap treatment berbasis cahaya juga dapat berbeda.

3. Fase Telogen: Masa Istirahat

Selanjutnya, rambut memasuki fase telogen atau fase istirahat.

Pada fase ini, rambut tidak lagi mengalami pertumbuhan aktif seperti pada fase anagen. Setelah melewati periode tertentu, rambut dapat terlepas dan folikel kemudian memasuki siklus pertumbuhan berikutnya.

Yang menarik, ketiga fase ini tidak terjadi bersamaan pada seluruh rambut di ketiak.

Sebagian rambut bisa berada pada fase anagen, sementara rambut lainnya sedang berada dalam catagen atau telogen.

 

Kenapa Satu Kali IPL Belum Cukup?

Bayangkan area ketiak seperti sebuah taman yang memiliki banyak tanaman, tetapi setiap tanaman memiliki jadwal tumbuh yang berbeda.

Ketika IPL dilakukan hari ini, energi treatment akan bekerja pada rambut dan folikel yang berada dalam kondisi paling sesuai untuk ditargetkan.

Sementara itu, sebagian rambut lainnya mungkin belum berada pada fase yang sama.

Setelah beberapa waktu, kelompok rambut yang berbeda mulai memasuki fase pertumbuhan yang lebih aktif. Karena itulah treatment berikutnya diperlukan.

Dengan kata lain, setiap sesi IPL memberikan kesempatan untuk menargetkan kelompok rambut yang berbeda dalam siklus pertumbuhannya.

Penelitian pada IPL untuk hair removal memang menunjukkan bahwa pengurangan rambut dapat meningkat setelah treatment dilakukan secara berulang. Pada penelitian terbaru khusus rambut ketiak, empat sesi IPL dengan interval sekitar satu bulan menghasilkan penurunan jumlah dan ketebalan rambut selama periode penelitian.

Jadi, Apakah IPL Hanya Bekerja pada Rambut Fase Anagen?

Ini perlu sedikit diluruskan.

Sering kali kita mendengar bahwa laser atau IPL hanya bekerja pada rambut fase anagen. Pernyataan tersebut merupakan penyederhanaan dari mekanisme yang lebih kompleks.

Secara umum, fase pertumbuhan aktif merupakan fase yang paling relevan untuk keberhasilan hair removal berbasis cahaya, karena karakteristik folikel dan kandungan pigmen rambut mendukung penyerapan energi.

Namun, respons treatment tidak hanya ditentukan oleh fase rambut. Warna dan ketebalan rambut, karakteristik kulit, jenis perangkat, parameter energi, serta area tubuh juga ikut memengaruhi hasil.

Karena itu, tidak tepat menganggap bahwa semua rambut di luar fase anagen otomatis sama sekali tidak terkena efek treatment.

Yang lebih tepat adalah: IPL membutuhkan beberapa sesi karena tidak semua folikel berada pada kondisi yang sama ketika treatment dilakukan.

 

Kenapa Rambut Bisa Tumbuh Lagi Setelah IPL?

Setelah treatment, kamu mungkin masih melihat rambut tumbuh kembali.

Hal ini tidak selalu berarti treatment gagal.

Rambut yang terlihat setelah treatment dapat berasal dari folikel yang sebelumnya belum berada pada fase pertumbuhan yang paling responsif. Selain itu, pertumbuhan rambut merupakan proses biologis yang terus berlangsung.

Karena itu, hasil IPL sebaiknya tidak dinilai hanya dari kondisi beberapa hari setelah satu sesi.

Yang lebih penting adalah melihat perubahan pertumbuhan rambut dari waktu ke waktu, seperti jumlah rambut yang semakin berkurang atau rambut yang tumbuh menjadi lebih tipis.

Studi sistematis mengenai laser dan teknologi berbasis cahaya juga menunjukkan bahwa efektivitas jangka panjang dapat berbeda berdasarkan area tubuh dan siklus pertumbuhan rambut. Dalam review tersebut, area ketiak termasuk area yang menunjukkan pengurangan rambut yang relatif baik setelah IPL dibandingkan beberapa area tubuh lainnya.

 

Berapa Kali IPL Ketiak Perlu Dilakukan?

Tidak ada jumlah sesi yang bisa dijadikan patokan mutlak untuk semua orang.

Respons terhadap IPL dapat berbeda tergantung pada:

  • warna dan ketebalan rambut
  • warna kulit
  • karakteristik folikel rambut
  • area tubuh
  • perangkat dan parameter IPL yang digunakan
  • interval antar-treatment
  • respons masing-masing individu

Dalam penelitian terbaru pada rambut ketiak, peserta mendapatkan empat sesi IPL dengan interval sekitar 26 sampai 31 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah dan ketebalan rambut menurun seiring berjalannya treatment.

Namun, jadwal penelitian bukan berarti otomatis menjadi jadwal yang harus digunakan untuk setiap pasien.

Interval treatment perlu disesuaikan dengan perangkat, kondisi kulit, pertumbuhan rambut, dan evaluasi profesional.

 

Kenapa Tidak Boleh Terlalu Sering?

Mungkin muncul pertanyaan lain:

“Kalau ingin cepat mengurangi rambut, kenapa tidak IPL setiap minggu?”

Karena lebih sering treatment tidak otomatis berarti hasilnya lebih cepat.

Kulit membutuhkan waktu untuk pulih, sementara rambut juga membutuhkan waktu untuk melewati siklus pertumbuhannya.

Karena itu, memberikan jarak antar-sesi merupakan bagian dari strategi treatment. Tujuannya adalah memberikan kesempatan bagi rambut untuk memasuki fase pertumbuhan berikutnya sehingga dapat menjadi target pada sesi selanjutnya.

Jadwal treatment yang terlalu berdekatan juga tidak berarti semua folikel akan langsung menjadi lebih responsif.

 

Faktor Lain yang Memengaruhi Hasil IPL

Siklus rambut memang penting, tetapi bukan satu-satunya faktor.

Warna Rambut

IPL bekerja dengan memanfaatkan penyerapan cahaya oleh pigmen rambut. Karena itu, karakteristik warna rambut dapat memengaruhi respons terhadap treatment. Rambut yang lebih gelap umumnya memiliki lebih banyak melanin yang dapat menjadi target energi cahaya.

Ketebalan Rambut

Rambut yang lebih tebal juga memiliki karakteristik penyerapan energi yang berbeda dibandingkan rambut yang sangat tipis.

Seiring treatment berlangsung, rambut yang tersisa dapat berubah karakteristiknya. Karena itu, hasil pada sesi awal belum tentu sama dengan sesi berikutnya.

Warna dan Kondisi Kulit

Parameter IPL juga perlu disesuaikan dengan karakteristik kulit. Tujuannya adalah memberikan energi yang sesuai pada target sekaligus mempertimbangkan keamanan kulit.

Konsistensi Treatment

Karena prosesnya berlangsung bertahap, mengikuti jadwal yang telah ditentukan menjadi bagian penting dari treatment.

 

Apakah Hasil IPL Bisa Permanen?

Lebih aman menggunakan istilah pengurangan pertumbuhan rambut jangka panjang daripada menjanjikan rambut hilang permanen.

IPL dapat membantu mengurangi jumlah dan ketebalan rambut, tetapi hasilnya berbeda pada setiap orang. Sebagian rambut dapat kembali tumbuh seiring waktu dan mungkin membutuhkan sesi pemeliharaan.

Review sistematis mengenai laser dan light-based hair removal juga menunjukkan adanya pengurangan rambut jangka panjang, tetapi hasilnya bervariasi berdasarkan teknologi dan area tubuh.

Jadi, target realistis dari IPL bukan “tidak akan pernah tumbuh rambut lagi”, melainkan membantu membuat pertumbuhan rambut menjadi lebih sedikit dan lebih terkontrol dari waktu ke waktu.

 

Jadi, Kenapa IPL Ketiak Harus Beberapa Sesi?

Jawabannya kembali ke satu hal utama: siklus pertumbuhan rambut.

Tidak semua rambut ketiak tumbuh pada waktu yang sama. Ketika satu sesi IPL dilakukan, sebagian folikel berada dalam kondisi yang lebih responsif terhadap energi cahaya, sedangkan folikel lainnya berada dalam fase berbeda.

Dengan melakukan treatment secara berkala, sesi berikutnya dapat menargetkan kelompok rambut yang sebelumnya belum berada pada kondisi optimal.

Itulah sebabnya hasil IPL tidak seharusnya diukur dari satu sesi saja.

Satu sesi adalah bagian dari proses. Beberapa sesi membantu mengejar siklus pertumbuhan rambut yang terus bergantian.

 

IPL Ketiak di Leny Skincare

Kalau kamu ingin mengurangi pertumbuhan rambut ketiak tanpa harus terus-menerus melakukan metode hair removal konvensional, IPL ketiak di Leny Skincare dapat menjadi salah satu pilihan treatment.

Sebelum treatment, kondisi kulit dan karakteristik rambut perlu diperhatikan agar prosedur dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

Yang perlu diingat, hasil IPL berbeda pada setiap orang. Jadi, jangan hanya fokus pada “berapa kali harus treatment”, tetapi juga pahami bahwa waktu dan konsistensi merupakan bagian dari proses untuk mendapatkan hasil yang optimal.

 

Kesimpulan

IPL ketiak membutuhkan beberapa sesi karena rambut memiliki siklus pertumbuhan yang berbeda-beda. Tidak semua folikel berada dalam fase pertumbuhan aktif ketika satu treatment dilakukan.

Dengan treatment yang dilakukan secara berkala dan interval yang sesuai, IPL dapat membantu menargetkan rambut pada fase pertumbuhan yang lebih responsif sehingga pengurangan rambut dapat terjadi secara bertahap.

Jadi, kalau setelah satu sesi kamu masih melihat rambut tumbuh, tidak perlu langsung menganggap treatment tidak berhasil. Rambut punya siklusnya sendiri, dan IPL bekerja dengan mengikuti siklus tersebut.

Catatan: Artikel ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter atau tenaga profesional. Pemilihan treatment, parameter IPL, dan interval antar-sesi perlu disesuaikan dengan kondisi kulit serta karakteristik rambut masing-masing.

 
 
Hubungi
Kerjasama Marketing
Nomor Telepon
+62 812-8782-2357
Menu Lainnya
Tentang Kami
Official Marketplace