Microdermabrasi

Mikrodermabrasi adalah tindakan sejenis pengelupasan (exfoliation) yang menggunakan kristal-kristal mikro untuk menghilangkan sel-sel kulit mati dan merangsang produksi sel kulit baru. Praktik mikrodermabrasi mendorong produksi kolagen dan bisa digunakan untuk merawat berbagai jenis kondisi kulit dari kulit yang pori-porinya tertutup dan berjerawat hingga jenis yang hiperpigmentasi.

Mikrodermabrasi bisa mengurangi tampilnya garis-garis halus, menjadikan tekstur kulit Anda terlihat lebih halus, namun memperbaiki pori-pori kulit Anda dengan mikrodemabrasi tidak bisa dilakukan untuk semua orang.

Ketika hasil mikrodermabrasi ini terbukti bisa membuat kulit lebih bercahaya, beberapa jenis kulit malah bisa menjadi kasar.

Dan ketika dilakukan dengan sejumlah perawatan anti-penuaan lainnya, bisa memunculkan sedikit efek samping. Jadi sebelum Anda memutuskan untuk melakukan mikrodermabrasi, Anda harus mengetahui sejumlah panduan dan efek sampingnya.

Hasil mikrodermabrasi
Setelah melakukan beberapa seri mikrodermabrasi, Anda akan mulai menyadari bahwa tampilan kulit Anda lebih bercahaya, cerah, dan bersinar, karena lapisan atas sel kulit mati telah berhasil dikelupas.

Semakin sering Anda melakukan mikrodermabrasi, keriput di kulit Anda bisa terkurangi, dan juga bisa memperbaiki bekas-bekas jerawat di kulit Anda.

Untuk hasil terbaik. Anda sebaiknya meminta terapis Anda melakukan mikrodermabrasi dengan tekanan lembut namun tegas, jangan diseret supaya kulit tidak tergesek dan luka.

Efek samping
Karena mikrodermabrasi adalah praktik pengelupasan, mungkin Anda akan mendapati kulit terlihat kemerahan dan lebih sensitif dari biasanya.

Hasil seperti ini normal dan biasanya terapis akan menganjurkan Anda untuk menjauhi sinar matahari setidaknya 48 jam sehingga sel kulit baru Anda tidak akan terekspos. Juga dianjurkan untuk menggunakan SPF 30 setelah perawatan, dan jangan menggunakan riasan selama enam jam.

Mikrodermabrasi juga bisa sangat mengganggu bagi beberapa jenis kulit. Efek samping paling parah biasanya kemerahan terutama di sekitar daerah mata tempat kulit lebih tipis dari daerah lainnya. Bahkan ada beberapa kasus yang hingga berdarah. Lebih baik jangan gunakan riasan apa pun pada malam hari setelah mikrodermabrasi untuk menyediakan waktu kulit Anda beradaptasi.

Untuk itu, Anda perlu batasan usia dan jenis kulit seperti apa yang bisa melakukan mikrodermabrasi. Efektivitas perawatan ini akan terlihat untuk mereka yang berusia 30-50 tahun atau yang berada di tahap awal proses penuaan.

Adapun jenis kulit yang tidak diperkenankan melakukan mikrodermabrasi adalah yang baru terbakar sinar matahari, luka terbuka, eksim, berjerawat, rosacea, dan dermatitis. Jika Anda sedang berjerawat, tunggulah sampai kulit Anda terbebas dari jerawat untuk menghindari risiko infeksi.